PENGANGGURAN ( UNEMPLOYMENT )
A. Definisi dan Pengertian Pengangguran
Definisi ekonomi tentang pengangguran tidak identik dengan tidak ( mau ) bekerja. Seorang baru di katakan menganggur bila dia ingin bekerja dan telah berusaha mencari kerja, namun tidak mendapatkannya.
Dalam ilmu kependudukan ( Demografi ) , orang yang mencari kerja masuk dalam kelompok penduduk yang disebut angkatan kerja. Berdasarkan katagori usia, usia angkatan kerja adalahb 15 – 64 tahun. Tetapi tidak semua orang yang berusia 15 – 64 tahun di hitung sebagai angkatan kerja. Tingkat pengangguran adalah angkatan kerja yang tidak / belum mendapat pekerjaan.
Besar kecilnya angka pengangguran sangat tergantung dari definisi atau pengklasifikasian pengangguran. Setidak-tidaknya ada dua dasar utama klasifikasi pengangguran yaitu pendekatan angkatan kerja dan pendekatan pemanfaatan tenaga kerja.
1) Pendekatan Angkatan Kerja
Pendekatan ini mendefinisikan penganggur sebagai angkatan kerja yang tidak bekerja.
2) Pendekatan Pemanfaatan Tenaga Kerja
Dalam pendekatan, angkatan kerja di bedakan menjadi 3 kelompok, yakni :
a. Menganggur (Unemployed), yaitu mereka yang sama sekali tidak bekerja / sedang mencari pekerjaan.
b. Setengah Menganggur (Underemployed), yaitu mereka yang bekerja tapi belum di manfaatkan secara penuh. Artinya jam bekerja mereka dalam seminggu kurang dari 35 Jam.
c. Bekerja Penuh (Employed), yaitu orang-orang yang bekerja penuh atau jam kerjanya mencapai 35 jam/minggu.
B. JENIS – JENIS PENGANGGURAN
1). Pengangguran Friksional
Apabila dalam suatu periode tertentu perekonomian terus – menerus mengalami perkembangan yang pesat, jumlah dan tingkat pengangguran akan semakin menjadi rendah. Pada akhirnya perekonomian dapat mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja penuh, yaitu apabila pengangguran tidak melebihi 4 %. Pengangguran ini dinamakan pengangguran Friksional.
2). Pengangguran Struktural
Dikatakan pengangguran structural karena sifatnya mendasar. Mencari kerja tidak mampu memenuhi persyaratan yang di butuhkan untuk lowongan kerja yang tersedia. Hal ini terjadi dalam perekonomian yang berkembang pesat. Makin tinggi dan rumitnya proses produksi atau teknologi produksi yang digunaakan, persyaratan tenaga kerja yang makin tinggi.
3) Pengangguran Siklus
Pengangguran Siklus adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan dalam tingkat kegiatan perekonomian. Pada waktu kegiatan ekonomi mengalami kemunduran, perusahaan2 harus mengurangi memproduksi. Dalam pelaksanaanya berarti jam kerja dikurangi, sebagian mesin produksi tidak di gunakan, dan sebagian tenaga kerja diberhentikan. Dengan demikian kemuduran ekonomi akan menaikkan jumlah dan tingkat pengangguran.
4). Pengangguran Musiman
Pengangguran ini berkaitan erat dengan fluktuasi kegiatan ekonomi jangka pendek, terutama terjadi di sektor pertanian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar